Suara.com - Mantan narapidana kasus terorisme, Abu Tholut alias Mustofa, berencana beternak kambing usai menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang, Jawa Tengah.
"Saya memang sudah mempersiapkan diri beternak karena pengalaman tersebut diperoleh saat masih berada di dalam sel tahanan," kata Abu Tholut di kediamannya di Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Rabu (21/10/2015).
Rencananya, kata dia, tidak hanya ternak kambing, melainkan ternak kelinci dan sapi juga.
"Sejak dahulu saya tertarik beternak karena sempat menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan di UGM Yogyakarta, meski tidak selesai," ujarnya.
Selama berada di dalam penjara, dirinya juga beternak kelinci.
Sebetulnya, kata dia, ada berbagai pelatihan keterampilan, namun dirinya hanya berminat beternak.
Untuk mewujudkan keinginannya itu, dia mengajukan permintaan ternak ke petugas dan diberi kelinci beserta kandangnya.
Menjelang bebas, kata dia, kelinci yang sudah dirawat selama setahun tersebut dijual kepada seorang teman yang berada di luar lapas.
Hasil ternak itu, kata dia, laku dijual Rp600 ribu, sehingga bisa dijadikan uang saku untuk pulang ke rumah.
Selain beternak, dia juga berencana mendirikan pondok pesantren sebagai media untuk terus berdakwah.
Ia mengaku gembira karena bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.
"Saya sampai di rumah pada Selasa (20/10) pukul 16.00 WIB," ujarnya.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Barat menghukum terdakwa perkara terorisme, Abu Tholut, dengan hukuman penjara selama delapan tahun, pada 13 Oktober 2011.
Abu Tholut dinilai terbukti melakukan permufakatan melakukan tindak pidana terorisme, khususnya terkait dengan aktivitas terorisme berupa pelatihan militer di Aceh.
Setelah menjalani dua pertiga masa hukuman delapan tahun yang harus dijalani, Abu Tholut mendapatkan pembebasan bersyarat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras
-
Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen
-
Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda
-
Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger
-
Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari
-
Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang
-
Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri
-
Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?
-
Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah