- Dinas SDA kerahkan 612 pompa stasioner dan 590 pompa mobile.
- Pasukan Biru juga dikerahkan untuk operasikan pompa dan optimalkan drainase.
- Hingga Minggu siang, 48 RT dan 29 ruas jalan masih tergenang.
Suara.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengerahkan total 612 unit pompa stasioner dan 590 unit pompa mobile untuk menanggulangi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Ibu Kota. Langkah ini diambil untuk mempercepat penyedotan genangan di titik-titik terdampak.
Sekretaris Dinas SDA Jakarta, Nugraharyadi, merinci bahwa 612 unit pompa stasioner tersebut tersebar di 211 lokasi di lima wilayah kota administrasi.
"Dinas SDA DKI Jakarta memiliki 612 unit pompa stasioner di 211 lokasi dan 590 unit pompa mobile," kata Nugraharyadi dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Pasukan Biru Dikerahkan
Selain mengerahkan ratusan pompa, Dinas SDA juga menempatkan personel Satuan Tugas (Satgas) atau Pasukan Biru di lokasi-lokasi banjir. Mereka bertugas untuk memastikan sarana pengendali banjir seperti pintu air berfungsi optimal dan mengoperasikan pompa, baik stasioner maupun mobile.
"Mengerahkan Satgas Pasukan Biru ke lokasi-lokasi terdampak genangan untuk optimalisasi drainase serta pengoperasian infrastruktur dan pompa pengendali banjir," ungkapnya.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Minggu pukul 14.00 WIB, banjir masih merendam 48 RT dan 29 ruas jalan di berbagai wilayah, dengan Jakarta Barat menjadi area yang paling terdampak.
Petugas gabungan hingga kini masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan genangan dapat surut dalam waktu cepat.
Baca Juga: Hujan Semalaman, 29 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU