- Baharkam Polri gelar Festival Komik Polisi Penolong untuk jaring aspirasi publik.
- Komik dan karikatur dinilai sebagai media efektif sampaikan kritik dan harapan.
- Polri tegaskan terbuka terhadap kritik untuk wujudkan institusi yang lebih baik.
Suara.com - Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menggelar Festival Komik Polisi Penolong 2025 di area Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap masukan dan harapan publik terhadap kinerja Polri melalui media kreatif berupa komik dan karikatur.
Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol Karyoto, mengatakan bahwa festival ini adalah inisiatif pihaknya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat secara lebih humanis.
“Kami dari Baharkam ingin melempar gagasan kepada masyarakat untuk mendapatkan gambaran dan masukan melalui media komik dan karikatur,” kata Karyoto.
Menurutnya, komik dan karikatur mampu merepresentasikan pandangan, kritik, serta harapan masyarakat secara lugas namun tetap konstruktif, sejalan dengan semangat "Polisi Penolong" yang dicanangkan Baharkam.
Polri Terbuka Terhadap Kritik
Karyoto menegaskan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap berbagai pelanggaran yang masih terjadi di internal. Ia justru mendorong peran aktif masyarakat dalam memberikan pengawasan dan masukan, termasuk melalui mekanisme pelaporan ke Divisi Propam.
“Ini menjadi bahan masukan dan harapan kita bersama bahwa Polri ke depan harus semakin baik dan semakin benar,” ucapnya.
Melalui festival ini, Baharkam Polri berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta menumbuhkan citra institusi yang lebih humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: 6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan