Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar kubu Agung Laksono menyikapi putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kasasi yang diajukan kubu Aburizal Bakrie di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis ( 22/10/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Priyo Budi Santoso menghargai keputusan Mahkamah Agung.
"Apapun dan bagaimanapun kami menghargai dan menghormati amar putusan MA. Karena kami berkeinginan untuk keselamatan dan soliditas Partai Golkar sebagai partai pilar demokrasi. Namun, sampai hari ini kami belum menerima salinan amar keputusan tersebut meski kita sudah proaktif untuk cari tahu melalui jalur jalur kami," ujar Prio dalam jumpa pers.
Prio mengatakan keputusan MA tidak dapat diartikan dari satu pihak saja.
"Kami menyikapi apa yang ada tadi dihasilkan ialah pada prinsipnya kami mencita-citakan soliditas dan penyelamatan maka kehendaknya putusan MA jangan diterjemahkan secara berlebih dari kacamata sepihak," katanya.
Prio mengatakan selama Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. M.HH-01.AH.11.01 tanggal 23 Maret 2015 belum dicabut, kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas di Ancol yang dipimpin Agung masih sah.
"Pandangan kami, jika benar amar putusan MA memberikan keputusan, mencabut Menkumham kepengurusan kubu Jakarta. Dan MA mengembalikan kepada keputusan pengadilan PTUN, seingat kami, dan dari dokumen yang ada. Itu berarti kembali pada munas Riau," kata Prio.
Selanjutnya, Prio mengimbau kader Partai Golkar untuk tetap tenang dalam menanggapi putusan MA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya