Suara.com - Universitas Indonesia menggelontorkan dana hingga Rp120 miliar per tahun untuk pembiayaan beasiswa kepada mahasiswanya, kata Wakil Rektor UI, Hamid Chalid.
"Bantuan kami bagi mahasiswa per tahun mencapai Rp120 miliar," kata Wakil Rektor Bidang SDM, Pengembangan dan Kerja Sama UI, Hamid Chalid, di Jakarta, Kamis (22/10/2015).
Bantuan tersebut, lanjut Hamid, diberikan sesuai dengan kemampuan mahasiswa masing-masing.
"Ada yang 100 persen, ada yang 50 persen, sesuai kemampuan mahasiswa masing-masing," kata dia lagi.
Hamid juga mengungkapkan bahwa pembiayaan beasiswa yang diberikan UI lebih besar dari biaya kuliah mahasiswa.
"Kami bahkan membiayai mahasiswa enam kali lipat dari biaya yang seharusnya dibayar oleh mahasiswa untuk dana pendidikan," ujar dia.
Hamid mengatakan hingga saat ini UI sudah menggunakan dana abadi untuk pembiayaan beasiswa, namun belum mencapai target satu persen dari yang direncanakan.
Universitas Indonesia meluncurkan program penggalangan donasi untuk pendidikan bernama Dana Abadi UI, untuk meningkatkan kualitas dan pembiayaan beasiswa di Jakarta, Kamis.
Dana yang didapat akan disimpan dalam bentuk deposito dan disalurkan untuk beasiswa, riset, perbaikan fasilitas perpustakaan, laboratorium, peningkataan keamanana dan kelestarian kampus, program pengabdian masyarakat, dan "professorship".
Namun fokus penggunaan dana abadi saat ini masih digunakan untuk pembiayaan beasiswa. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang
-
Saleh Daulay: Reshuffle Kabinet Hak Konstitusional Presiden Prabowo
-
Longsor Pasirlangu: Pemkab Bandung Barat Aktifkan Status Darurat, 82 Warga Masih Dicari
-
Minibus Oleng hingga Hantam Tiga Motor dan Gerobak di Karawang, Satu Pengendara Tewas
-
Genangan 50 Cm di KM 50 Tol TangerangMerak, PJR Alihkan Kendaraan Kecil ke Lajur 3
-
Tujuh Hari Menembus Medan Ekstrem, Operasi SAR ATR 42-500 di Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur