Suara.com - Kawasan hutan Gunung Cipaga, Desa Wargasertra, Kabupaten Karawang, Jawa Barat terbakar. Ini terjadi berulang kali dan membuat panik masyarakat setempat.
"Beberapa hari lalu kawasan hutan Gunung Cipaga kebakaran berbarengan dengan kebakaran kawasan hutan Gunung Cengkik, wilayah Karawang Selatan. Sekarang kebakaran terjadi lagi, apinya sangat besar," kata Agung, warga setempat, di Karawang, Sabtu (24/10/2015).
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran di kawasan hutan Gunung Cipaga. Sebab di kawasan itu secara tiba-tiba saja mengeluarkan asap. Sampai akhirnya terjadi kebakaran yang cukup besar.
Kebakaran kawasan hutan di pertengahan puncak Gunung Cipaga mulai terjadi sejak Sabtu petang. Api secara tiba-tiba membesar, sampai membuat sebagian warga Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru Karawang panik.
"Titik kebakaran dengan pemukiman memang jauh. Tetapi warga khawatir api menjalar ke kawasan hutan bagian bawah yang berdekatan dengan pemukiman mereka," katanya.
Warga setempat dan petani hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) serta Perhutani BKPH Pangkalan kini masih melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan api semakin membesar dan menjalar ke titik lain. Untuk menghindari api menjelar, petugas juga berupaya melakukan skat bakar.
"Kami bersama LMDH dan petugas Perhutani akan terus siaga penuh untuk mengantisipasi api membesar," katanya.
Agung mengatakan, sejak sepekan terakhir kawasan hutan yang berada di puncak Gunung Cipaga dilanda beberapa kali kebakaran.
Selain di kawasan hutan puncak Gunung Cipaga, ada pula titik kebakaran lainnya yang beberapa kali terjadi selama sepekan terakhir, yakni di kawasan hutan Gunung Cengkik.
"Kebakaran hutan beberapa kali terjadi di kawasan hutan Karawang bagian selatan, jadi warga khawatir," katanya. (Antara)
BACA JUGA:
Akhirnya, Kabut Asap Sampai di Langit Jakarta
Presiden Jokowi Mengaku Pernah Dimaki WNI di Qatar
12 Tewas di Inul Vizta, Shaheer Curhat di Twitter
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029