Suara.com - Presiden Joko Widodo mengklaim masih memantau kebakaran hutan dan lahan yang belum padam di beberapa wilayah di Indoesia selama lawatannya ke Amerika Serikat. Di antaranya di Kalimantan dan Sumatera.
Sekitar pukul 12.11 waktu setempat atau 03.00 WIB, Presiden Jokowi dan rombongan transit di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi Uni Emirate Arab untuk selanjutnya terbang kembali sampai ke Schipol Amsterdam, Belanda, untuk transit yang kedua kalinya. Dari situ Presiden dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Washington DC, AS untuk memulai kunjungan resmi.
"Meskipun saya meninggalkan tanah air untuk beberapa waktu, saya akan terus memantau detik demi detik, menit demi menit, terutama dalam pengendaliaan kebakaran hutan dan lahan serta penanganan korban kabut asap," tegas Presiden.
Presiden juga telah memberi instruksi kepada Wakil Presiden dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan serta menteri-menteri terkait lainnya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam penangan kabut asap.
"Padamkan api, hilangkan asap, dan segera bantu korban kabut asap," demikian disampaikan Presiden.
Jokowi ke AS selama 24-30 Oktober 2015. Kunjungan itu merupakan undangan resmi Presiden AS Barack Obama. Kunjungan itu bertujuan meningkatkan kerja sama bilateral Indonesia-AS, utamanya di bidang perdagangan dan investasi, ekonomi digital dan kreatif, pengembangan toleransi, dan demokrasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan