Suara.com - Komisi D DPRD DKI Jakarta akan mengundang DPRD Kota Bekasi terkait persoalan pengelolaan sampah Jakarta oleh PT. Godang Tua Jaya di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantergebang, Bekas, Jawa Barat.
"Besok hari Jumat (30/10/2015) kita undang DPRD Bekasi dalam rangka menyelesaikan kasus ini, pukul 10.00 WIB. Supaya ada way out (jalan keluar)," kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).
Sebelumnya, Komisi D juga telah mengundang Dinas Kebersihan DKI untuk membicarakan soal alokasi dana yang diajukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2016.
Anehnya, dalam anggaran yang diajukan, ternyata tidak menyertakan PT Godang Tua Jaya dengan alasan Dinas Kebersihan ingin mengelola sendiri sampah warga Jakarta yang dibuang di Bantargebang.
"Karena ada persaoalan lain lagi dimana kita yang sedang memprogramkan APBD 2016, Dinas Kebersihan mengajukan anggaran yang tidak menyertakan PT Godang Tua yang di dalamnya ada tipping fee," kata Sanusi.
Komisi D juga telah meminta keterangan kepada PT. Godang Tua Jaya. DPRD bertanya soal tindak lanjut surat peringatan yang dikirimkan oleh pemprov Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat