Suara.com - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Julius Ibrani mengatakan hukum kebiri seharusnya diberikan kepada pembuat hukum kebiri itu sendiri. Hal ini menanggapi rencana penambahan hukuman kebiri kepada pelaku kekerasan seksual terhadap anak.
"Kita kebiri otak-otak mereka, potong semuanya," kata Julius Ibrani saat konferensi pers Hukum Kebiri Bukan Solusi untuk Mengatasi Kejahatan Seksual, di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015).
Menurut Julius, hukuman kebiri tidak efektif untuk membuat predator anak jera.
Julius mengatakan pembuat hukum kebiri hanya merusak aturan hukum Indonesia.
"Hukuman kebiri ini hanya dibuat oleh emosi sesaat," kata Julius.
Secara akademisi, kata dia, tidak ada aturan hukum yang bertuliskan kebiri untuk menghukum pelaku kejahatan seksual terhadap anak.
"Hukum kebiri adalah hukum jaman dahulu sebaiknya pembuat hukum tersebut disingkirkan," katanya.
"Memalukan jika indonesia memakai hukum kebiri, karena pernah menjadi anggota Dewan HAM di PBB," kata Julius. [Muhamad Ridwan]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got