Demo buruh di Istana (Kurniawan Mas'ud)
Dalam demonstrasi puluhan ribu buruh yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/10/2015) kemarin polisi telah menangkap puluhan orang karena para demonstran dianggap melanggar aturan batas waktu unjuk rasa.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krisna Murti mengatakan dua anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) juga ditangkap lantaran berada di lokasi saat aparat kepolisian membubarkan paksa para buruh.
"Ada dua, kenapa ada orang LBH yang ditangkap, karena kita nggak bisa bedain," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (31/10/2015).
Krishna pun mengaku heran mengapa kedua anggota LBH itu bisa berada di lokasi unjuk rasa. Menurutnya jika keduanya ditunjuk untuk memberikan bantuan hukum tidak harus terjun untuk melakukan unjuk rasa.
"Terus kalau ikut demo ada disitu kebetulan anggota lagi membubarkan ikut ketangkep," katanya.
Meski demikian, pihak kepolisan sudah melepaskan keduanya bersama puluhan orang yang sebelumnya ditangkap.
"Tapi tetap sudah dipulangkan semua," kata Krishna.
Krishna menambahkan, meski puluhan orang tersebut sudah dilepaskan, proses hukum dalam pelanggaran tersebut akan tetap berjalan. Pihaknya pun bakal memanggil petinggi dari perwakilan buruh terkait aksi unjuk rasa di depan Istana Negara.
"Tapi proses perkara jalan terus, kami akan memanggil pihak-pihak yang mengkoordinir kegiatan tersebut. Koordinatornya, korlapnya, tokoh-tokohnya harus bertanggung jawab mengapa mereka melanggar batas waktu yang sudah ditentukan," katanya.
Sebelumnya, puluhan ribu melakukan demonstrasi di depan Istana Negara, Jumat (30/10/2015) kemarin. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
3 Cara Mengecek Smartwatch Anti Air, Teliti Sebelum Beli
-
Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan
-
Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas
-
Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Summer Time Rendering Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang 2027