Hanya beberapa saat setelah pesawat jatuh, ISIS langsung mengklaim sebagai dalang di balik insiden tersebut. ISIS menyebut, aksi itu dilakukan sebagai balasan atas campur tangan Rusia dalam konflik di Suriah. Sebuah akun Twitter yang mengatas namakan ISIS juga mengunggah video berisi rekaman pesawat yang meledak di angkasa.
Namun, klaim tersebut dibantah oleh Badan Keselamatan Penerbangan Rusia. Beberapa pakar keamanan juga menyebut, ISIS tidak memiliki senjata yang bisa menembakkan rudal untuk mengenai target pada ketinggian 30.000 kaki.
Bom di dalam pesawat
Sebagaimana dikutip dari Dailymail, sejumlah pakar dalam bidang penerbangan dan terorisme meyakini bahwa kemungkinan ada bom yang dipasang di dalam pesawat. Keyakinan mereka didasarkan pada kenyataan bahwa tidak ada panggilan darurat dari kru sebelum pesawat jatuh.
Selain itu, berdasarkan pengamatan mereka, lapisan di badan pesawat terkelupas ke arah luar. Hal ini, menurut mereka, hanya mungkin terjadi jika ada dorongan kekuatan dari dalam pesawat.
Salah satunya adalah Analis Militer Paul Beaver. Seperti dikutip dari News.com.au, menurutnya bisa saja ada seseorang yang meletakkan bom dengan pengatur waktu di pesawat. Atau, bisa pula ada pengebom bunuh diri yang ikut dalam penerbangan tersebut.
Sebaliknya, profesor di bidang politik internasional di Birmingham University, Scott Lucas, menyebut, kotak hitam adalah satu-satunya jawaban atas misteri jatuhnya pesawat. Jika memang itu terjadi karena bom yang diletakkan di dalam pesawat, ISIS bukanlah satu-satunya yang bisa melakukan hal tersebut.
Malah, menurutnya, sejauh ini ISIS belum pernah meletakkan bom di pesawat sipil. Al Qaeda-lah yang kerap melakukan hal tersebut.
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN