Suara.com - Buntut penembakan yang dilakukan anggota Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Sersan Dua Yoyok yang mengakibatkan pengendara sepeda motor bernama Marsin Sarmani alias Japra (40) meninggal dunia di Jalan Mayor Oking, depan SPBU Ciriung, Cibinong, Jawa Barat, atasan Yoyok pun ikut diperiksa.
"Tentu itu akan ada kaitan dengan hal itu. Ada pemeriksaan konteks yang terkait dengan komandan satuan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).
Senjata api yang dipakai Yoyok untuk menembak kepala Japra saat ini telah ditarik TNI AD.
TNI Angkatan Darat meminta maaf atas peristiwa tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa atas nama pimpinan AD atas terjadinya peristiwa ini. Kami mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami atas nama pimpinan AD mengucapkan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa ini," kata Fadhilah.
Yoyok, kata Fadhilah, saat ini masih diperiksa di Subdenpom Cibinong, Kabupaten Bogor.
Fadhilah menambahkan pengadilan terhadap Yoyok nanti akan dilakukan secara teruka untuk umum.
"Saat ini proses pemeriksaan dan penyidikan sedang berlangsung. Sesuai perintah Panglima TNI, penyidikan akan terbuka agar didapatkan hasil terbuka bagi umum, tidak ditutup-tutupi. Tapi kita menunggu hasil penyidikan dan pemeriksaan," katanya.
Awal mula kasus penembakan yang terjadi pada Selasa (3/11/2015) sekitar jam 16.30 WIB tersebut adalah sepeda motor Honda Supra nomor polisi B 6108 PGX yang dikendarai korban terlibat serempetan dengan mobil Honda CRV warna Silver F 1239 DZ yang dikemudikan Serda Yoyok di Jalan Ciriung.
Kemudian pelaku tidak terima mengejar korban. Sampai di depan SPBU Ciriung, Jalan Mayor Oking, Serda Yoyok mengeluarkan senjata api dan menembak korban di bagian kepala. Korban pun tersungkur dan meninggal di tempat.
Korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati dan pelaku yang sempat kabur, diserahkan ke Subdenpom Cibinong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI
-
Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?
-
Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
-
Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor
-
Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal