Suara.com - Gempa susulan terus mengguncang daerah Alor, Nusa Tenggara Timur, hingga Kamis malam (5/11/2015), demikian dikatakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas 1A Kupang.
"Hari ini sudah ada tujuh kali gempa susulan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas 1A Kupang, Sumawan kepada Antara di Kupang, NTT.
Sumawan menyatakan bahwa gempa terakhir terjadi Kamis terjadi pada pukul 20.24 Wita dengan kekuatan mencapai 4,3 SR di lokasi 8.18 lintang selatan (LS)-124.90 Bujur Timur (BT), di 25 kilometer Laut Timor Alor dengan kedalaman gempa mencapai 10 kilometer.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan bahwa gempa yang terjadi pada Rabu (4/11/2015)itu telah merusak lebih dari 612 rumah, puluhan sekolah, fasilitas kesehatan, dan rumah ibadah.
Bencana itu tak memakan korban jiwa, meski ada setidaknya tiga orang yang menderita luka ringan dan berat.
Sutopo mengatakan bahwa sampai saat ini BPBD Alor sendiri telah bekerja sama dengan SKPD di Kabupaten Alor untuk mendirikan sejumlah posko bagi para korban.
"Sampai saat ini sudah dibuat beberapa posko di tujuh lokasi seperti di Kec. Alor timur empat posko, Kec.Alor selatan dua posko, serta Kec.Alor timur laut satu posko," ujar Sutopo.
BPBD Provinsi NTT sedang mempersiapkan kebutuhan logistik jika diperlukan untuk segera di distribusikan ke Alor.
"Kita terus lakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi NTT Kabupaten serta pendampingan posko, untuk update soal berita terakhir di sana," kata dia. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kasus Suap CPO Rp60 Miliar, Hakim Perintahkan Jaksa Proses Hukum Pemilik Wilmar dan Musim Mas
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan