Suara.com - Selesai upacara peringatan Hari Pahlawan, Selasa (10/11/2015), ribuan pegawai pemerintah Jakarta ramai-ramai mengecat pagar di sekitar Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
"Iya ini program kerja PNS staf pemerintahan dari mulai kelurahan sampai tingkat kota di DKI Jakarta," ujar salah satu PNS, Sri Suhartini, kepada Suara.com di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.
Suhartini mengatakan pegawai yang ikut mengecat pagar Monas, mulai dari staf tingkat kelurahan sampai pemerintahan kota.
Suhartini menambahkan kegiatan ini merupakan program kerja tahunan staf pemerintah.
"Iya saya lurah pun ikut turun mengecat pagar Monas," kata Suhartini.
Menurut pengamatan Suara.com, staf pemerintah yang masih mengenakan seragam masing-masing antusias mengecat pagar. Masing-masing membawa kuas. Mereka mengecat pagar dengan warna putih, tadinya berwarna berwarna hijau.
Cat dan kuas disediakan oleh pemerintah. Aksi ini berlangsung mulai sekitar jam 09.00 WIB sampai 11.00 WIB. (Muhamad Ridwan)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk