Suara.com - Gempa berkekuatan 5,6 pada Skala Richter yang berpusat di barat daya Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dirasakan hingga di Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Menurut catatan Badan Meteorlogi dan Geofisika (BMKG), tingkat goncangan di Lembang mencapai dua MMI.
“Lembang, Bandung juga merasakan sampai dua MMI. Itu karena pusat gempanya memang dikategorikan menengah dalam antara 70 sampai 350 kilometer,” kata Jaya Murjaya, Kepala pusat Seismologi Teknik Geofisika BMKG yang dihubungi suara.com, Rabu malam (11/11/2015).
Pusat gempa di Yogyakarta sendiri diperkirakan berada di kedalaman 93 kilometer pada pukul 18.45 WIB.
Tidak ada dilaporkan ada korban jiwa akibat gempa yang mengguncang berbagai daerah malam ini.
Selain di Bandung, gempa juga dilaporkan terasa di Garut.
Seperti dilaporkan Antara, seorang warga Garut, Kusuma mengatakan guncangan gempa bumi yang berlangsung beberapa detik itu membuat panik orang di dalam rumah.
"Terasa guncangannya sekitar empat detik, sampai orang di rumah panik keluar rumah," kata Kusuma warga yang tinggal di kawasan pegunungan Kampung Lengkong Kaler, Kecamatan Samarang, Garut.
Warga lainnya yang tinggal di kawasan perkotaan Garut merasakan sama guncangan gempa yang cukup kuat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam