Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2015 di Eco-Park, Ancol, Jakarta Utara.
Presiden diagendakan untuk hadir pada sekitar pukul 09.00 WIB di Eco-Park, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (12/11/2015).
Acara itu diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.000 orang dari unsur gubernur, bupati-wali kota, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten- kota, Bawaslu/panwaslu, pangdam-danrem- dandim, kapolda-kapolres, kajati-kajari, Kepala BIN Daerah, dan kementerian-lembaga terkait.
Sejumlah narasumber di antaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Kepala BIN Sutiyoso, Jaksa Agung HM Prasetyo, Ketua KPU Husni Kamil Manik, Ketua Bawaslu Muhammad, dan Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman.
Selanjutnya Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, pada siang harinya akan menerima kunjungan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, MP beserta istri Lucy Turnbull, AO.
Rencananya agenda akan dilanjutkan dengan pertemuan "tete-a-tete dengan Perdana Menteri Australia.
Berlanjut dengan pertemuan Bilateral antara Delegasi Republik Indonesia dengan Delegasi Australia.
Agenda selanjutnya yang direncanakan yakni penggelaran "camera spray" Presiden dengan Perdana Menteri Australia serta Jamuan santap siang untuk menghormati Perdana Menteri Australia.
Pada sore harinya Presiden akan menerima Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) berlanjut dengan agenda menerima Delegasi US-ASEAN Bussines Council di Istana Negara. (Antara)
Berita Terkait
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
-
Jawaban Pengacara Jokowi Soal Ijazah Bikin Refly Harun Geram: 'Aneh
-
Dokter Tifa Sebut Jokowi Hanya Bisa Dihancurkan Orang Gila
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional