Suara.com - Cerita tentang anggota polisi Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Kalideres Brigadir Dedy Aleksander tak ada habisnya. Dedy merupakan tersangka kasus perampok dan pemerkosaan terhadap perempuan berinisial S (21).
Tugas di Polsek Kalideres, ternyata Brigadir Dedy baru sekitar sebulan.
"Dia yang saya tahu baru sebulan di sini. belum melaksanakan tugas, dan saya juga belum tahu dia saat bertugas di Polsek Kalideres," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polsek Kalideres Ajun Inspektur Polisi Satu Jaksa Panjaitan saat ditemui Suara.com di Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (12/11/2015).
Sebelum ditugaskan di Polsek Kalideres, kata Jaksa, Dedy bertugas di Polres Jakarta Barat.
"Dia baru, pindahan dari Mapolres Jakarta Barat, dan juga belum ditempatkan secara struktur, di Polsek Kalideres," kata Jaksa.
Saat ini, Dedy ditahan di Polres Jakarta Barat, bersama tiga rekannya dalam kasus yang sama.
Berita Terkait
-
Anggota Polsek Kalideres Teman Polisi Pemerkosa Cewek Bungkam
-
Kasus Polisi Perkosa Perempuan Dilimpahkan ke Polres Jakbar
-
Polisi Pemerkosa Meringkuk di Tahanan Polres Jakbar
-
Brigadir DAS Terancam Dipecat, Propam Polda Tunggu Proses Hukum
-
Mengapa Polisi Bisa Brutal? Rampok dan Perkosa Perempuan di Hotel
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali