Suara.com - Lebanon menyatakan hari berkabung nasional pada Jumat (13/11/2015) waktu setempat pascainsiden dua ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Beirut selatan. Sedikitnya 43 orang tewas, sementara 100 lainnya cedera dalam dua ledakan yang terjadi pada Kamis (12/11/2015) malam.
Seperti diberitakan Reuters, insiden terjadi di kawasan yang menjadi permukiman warga Syiah dan Hisbullah di Burj al-Barajneh. ISIS mengklaim sebagai dalang pengeboman.
Lansidan The Independent, ledakan terjadi di lokasi yang berjarak sekitar 200 meter dari kamp warga Palestina di Burj al-Barajneh. Pelaku bom bunuh diri meledakkan diri saat jalanan sedang ramai warga yang pulang ke rumah usai beraktivitas.
"Tidak bisa diterima," tulis surat kabar L'Orient Le Jour di laman depan, mengutuk serangan tersebut.
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki Moon mengutuk serangan tersebut. Ban meminta agar pemerintah Lebanon tidak membiarkan aksi-aksi seperti ini mengoyak ketentraman negara tersebut.
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?