News / Metropolitan
Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB
Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL. (Suara.com/Lilis Varwati)
Baca 10 detik
  • Kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa pagi menyebabkan kerusakan parah.
  • Petugas gabungan sedang melakukan evakuasi rangkaian kereta yang bertumpuk menggunakan alat berat di lokasi kejadian tersebut.
  • Tim Basarnas telah mengevakuasi lima kantong jenazah dari dalam gerbong menuju rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Suara.com - Kondisi terkini di lokasi tabrakan kereta rel listrik (KRL) dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4) pagi masih menunjukkan kerusakan parah pada rangkaian kereta yang terlibat kecelakaan.

Hingga pukul 08.00 WIB, bagian kepala Kereta Api Argo Bromo masih terlihat menancap dan menembus badan gerbong KRL. Sementara itu, badan rangkaian kereta jarak jauh tersebut sebelumnya telah ditarik dari lokasi sejak Senin malam untuk memudahkan proses evakuasi.

Pantauan Suara.com di lokasi, sekitar pukul 08.05 WIB, proses penarikan lokomotif KA Argo Bromo mulai dilakukan secara bertahap oleh petugas. Sejumlah alat berat dan tim teknis tampak bersiaga untuk memastikan proses berjalan aman di tengah kondisi rangkaian yang masih bertumpuk.

Di sisi lain, proses evakuasi korban masih terus berlangsung. Petugas dari Basarnas bersama unsur gabungan tetap menyisir bagian dalam gerbong yang rusak.

Sejak pukul 07.00 WIB, setidaknya lima kantong jenazah telah dikeluarkan dari area kereta dalam kurun waktu satu jam proses evakuasi. Kantong-kantong tersebut langsung dibawa menuju ambulans yang telah disiagakan di sekitar lokasi kejadian dan bergegas ke rumah sakit terdekat.

Aparat keamanan masih membatasi akses di sekitar stasiun untuk mendukung kelancaran proses evakuasi dan penanganan pascakecelakaan. Hingga kini, petugas terus bekerja untuk mengevakuasi korban serta mengevakuasi sisa rangkaian kereta yang masih berada di lokasi.

Load More