Ilustrasi anggota polisi (suara.com/Agung Sandy Lesmana)
Aparat kepolisan menangkap YL dan JW yang diduga terlibat pertikaian antar kelompok Ambon Tanah Laut Pok Akon dan Pok Abubu di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/11/2015). Akibat pertikaian tersebut satu orang tewas dan dua orang luka-luka.
"Pelaku sudah ditangkap tadi pagi, sekarang diamankan di Polres Jakarta Timur. Inisialnya YL dan JW," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Mohammad Iqbal, Jumat (13/11/2015).
Iqbal mengatakan saat ini polisi sedang mengejar tersangka berinisial CT.
"Pelaku sudah ditangkap tadi pagi, sekarang diamankan di Polres Jakarta Timur. Inisialnya YL dan JW," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Mohammad Iqbal, Jumat (13/11/2015).
Iqbal mengatakan saat ini polisi sedang mengejar tersangka berinisial CT.
"Satu DPO (Daftar Pencarian Orang) berinisial CT. Keberadaannya sudah diketahui petugas, tinggal ditangkap saja," kata Iqbal.
Mengenai motif kasus tersebut, Iqbal mengatakan masih didalami penyidik.
"Diduga keributan antarkelompok. Kita dalami lagi apa motifnya, apa terkait lahan atau lainnya," katanya.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka