Suara.com - Kuasa Hukum Terpidana Terorisme Abu Bakar Ba'asyir berharap sidang peninjauan kembali (PK) bisa digelar di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah.
Pengacara Ba'asyir, Achmad Michdan beralasan kondisi kesehatan Ba'asyir yang sudah menurun. Menurutnya dengan kondisi tersebut tidak mungkin Ba'asyir yang telah mendekam di Lembaga Pemasyakatan Nusakambangan itu didatangkan ke Jakarta.
"Beliau sudah lanjut usia dan di persendian kakinya sering sakit. Sehingga ia tak bisa harus berjalan jauh," kata Michdan usai menghadiri sidang PK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015).
Selain itu, dia juga mengkhawatirkan mengenai pengamanan di Jakarta apabila Ba'asyir dihadirkan di sidang pengajuan PK ini. "Kami juga khawatir akan kemananan beliau jika berada di Jakarta," ucapnya.
Tak hanya itu, alasan lain pihaknya meminta sidang pengajuan PK tersebut digelar di PN Cilacap lantaran ada tiga narapidana di Lapas Nusakambangan yang bakal dihadirkan sebagai saksi meringankan kasus yang menjerat kliennya. Ketiganya diketahui juga merupakan narapidana kasus terorisme.
"Oleh sebab itu kami meminta agar persidangan lebih baik dilangsungkan di Pengadilan Negeri Cilacap saja supaya lebih efisien dan tak memakan waktu dan biaya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan