Suara.com - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menetapkan Anwar alias Rizal (25) sebagai tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP, Adinda Anggia Putri (12).
Adinda ditemukan tewas di area Perhutani Petak 17, RPH Tenjo, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/10/2015).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan awalnya pihaknya sulit mengungkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan karena lokasi penemuan mayat dan rumah tinggal korban sangat jauh.
"Peta lokasi temuan mayat ada jarak 60 kilo dengan rumah korban. Menyulitkan untuk awal penyelidikan," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya Rabu (25/11/2015).
Terlebih, Krishna juga mengatakan, jika tersangka sempat menghilang setelah pihaknya melakukan pengecekan DNA. Menurutnya Rizal awal merupakan saksi yang berpotensi menjadi tersangka.
"Tersangka menghilang secara tiba-tiba, maka dari itu, Rizal kami nyatakan masuk ke dalam potensial suspect," kata Krishna.
Kemudian, pihaknya pun lantas melakukan penelusuran untuk mengetahui keberadaan tersangka. Bahkan, tim penyelidik melakukan penyisiran di rumah susun Tanah Abang Jakarta Pusat, karena menurut informasi Rizal berprofesi sebagai penjaga parkir di sekitar rusun tersbut.
"Mata pencarian utama adalah penjaga parkiran motor di rusun Tanah Abang," kata Krishna.
Tidak menemukan hasil, pencarian pub dilanjutkan ke komunitas punk. Karena diketahui Rizal pernah bergabung ke komunitas punk yang kerap mengamen di jalanan.
"Rizal ini dulunya anak punk, terus berhenti pas dia sudah menikah. Makanya kami cari ke tempat dia biasa ngamen. Kami wawancara para pengamen yang biasa di sana" katanya.
Krishna menambahkan jika pihaknya juga sampai melakukan pencarian ke rumah orang tua tersangka yang berada di wilayah Jasinga, Bogor, Jawa Barat.
"Menurut informasi, pelaku kala itu sempat singgah di rumah orang tuanya. Namun hanya menumpang makan saja," katanya.
Pengejaran tersangka pun berakhir di daerah Cikeusik, Banten, pada Minggu (22/11/2015) lalu. Di tempat tersebut, kata Krishna, pihaknya melalukan penangkapan terhadap tersangka saat berada di kediaman tokoh masyarakat.
"Di rumah tokoh masyarakat itu, akhirnya petugas berhasil menangkap tersangka setelah dinyatakan menghilang 4 November lalu, usai tes DNA," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM