Luhut Panjaitan bahas Pencatutan Nama Presiden. [suara.com/Oke Atmaja]
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menggelar rapat dengan sejumlah pejabat negara di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2015). Rapat tertutup ini membahas dua agenda besar, yaitu membahas Dewan Keamanan Nasional dan membicarakan tentang kewaspadaan keamanan akhir tahun.
Pantauan Suara.com di lokasi, tampak hadir Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan mantan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. Kemudian disusul oleh Wakil Kepala Badan Intelijen Negara Mayjen Torry Djohar dan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudi Antara.
Seperti diketahui, diakhir tahun ini ada sejumlah hari besar. Diantaranya adalah Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak pada 9 Desember nanti. Kemudian perayaan Hari Raya Natal 25 Desember dan Tahun Baru.
Dari para pejabat sampai saat ini belum ada yang bisa memberikan keterangan seputar pertemuan tersebut. Hingga sore ini rapat masih berlangsung.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang tiba di lokasi beberaap saat lalu belum mau memberikan keterangan kepada para wartawan yang telah menunggu. Begitu pula dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
"Nanti saja ya," kata Badrodin di kantor Kemenko Polhukam.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut