Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membuka peluang kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI yang mau dijadikan bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2017. Dia bahkan sudah melihat-lihat PNS yang dirasa cocok untuk mendampinginya bertarung di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.
"Saya sudah lihat-lihat (calon yang pantas). Saya bilang ini soal kepercayaan," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Menurut Ahok, saat ini banyak PNS DKI yang mampu bekerja dengan baik.
"Nyatanya PNS yang kita terima angkatan 2010 pintar-pintar bagus-bagus, kerja keras semua. Kalau bisa syukur-syukur ketemu PNS yang benar-benar bagus bisa kita promosikan," ujarnya.
Ketika menjadi pembicara pada acara Hari Anti Korupsi, di Kantor Pusat Dirjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pagi tadi, Ahok mengatakan ingin mencari wagub DKI dari PNS yang bersih dan mau bekerja.
"Saya cari wagub PNS DKI yang bersih. Saya yakin masih banyak (PNS) yang baik-baik. Kalau saya nyalon kembali, saya akan mencalonkan dia jadi cawagub," kata Ahok.
Mantam Bupati Belitung Timur itu bahkan mengaku tak masalah apabila nantinya kalah bertarung di Pilgub DKI karena menggandeng PNS DKI sebagai wagubnya. Terlebih para pesaingnya nanti pada diusung partai politik.
"Saya sampaikan secara nurani, secara tujuan saya, saya pilih PNS yang baik. Sekalipun secara risiko, saya tidak terpilih jadi Gubernur lagi karena tidak punya basis massa dan parpol," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Pengamat: JPN Kejaksaan di Proyek Chromebook Hanya Kawal Prosedur, Bukan Hapus Niat Jahat
-
Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Korupsi, KPK: Tapi Tergantung Orangnya
-
TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Kebebasan Pers Memburuk, Skor IKJ 2025 Terendah Sepanjang Sejarah
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek