Suara.com - Kapolsek Tambora Komisaris Polisi Wirdhanto mengatakan bahwa kecelakaan maut di perlintasan kereta di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, diduga akibat kesalahan metromini.
Berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh kepolisian, metromini menerobos pintu perlintasan. "Saat palang ditutup, metromini tetap berusaha menerobos, lalu ditabrak kereta," kata Wirdhanto.
Namun demikian, polisi masih mendalami penyebab utama kecelakaan. Termasuk mencari tahu adanya kesalahan dari petugas palang pintu perlintasan.
"Kami masih mendalami baik, apakah itu kesalahan dari palang pintu, pengemudi ataupun masinis,"tuturnya
Mengenai korban kecelakaan, yakni 13 orang meninggal dan tujuh luka-luka, saat ini seluruhnya berada di lima rumah sakit, yaitu RS Atmajaya, RS Sumber Waras, RS Tarakan, Cibubur dan RS Ciptomangunkusumo.
Pun dengan kereta KRL jurusan Kampung Bandan menuju Duri, yang menabrak metromini 80 jurusan Kalideres Angke, sudah ditarik dengan bantuan kereta, menuju ke dipo Bukit Duri. Sementara Badan metromini yang sudah tidak utuh masih berada di lokasi kejadian.
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah