Ratusan warga masih memadati lokasi kejadian tabrakan maut antara Commuter Line 1528 Jatinegara-Bogor dengan metromini B 80 Jurusan Kalideres - Jembatan, di perlintasan Angke pada Minggu (6/12/2015) petang. Warga mengaku penasaran, dan menghiraukan petugas yang mengimbau mereka untuk kembali ke rumah.
Iroh (43), warga Jembatan Gambang mengaku sampai dua kali datang ke lokasi kejadian lantaran penasaran dengan kecelakaan maut tersebut. "Saya penasaran makanya ke sini lagi, tadi saya sudah ke sini. Saya penasaran, tapi kan enggak boleh masuk," ujar Iroh saat ditemui Suara.com, di perlintasan Angke, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2015).
Pun dengan Hendri (45), warga Angke yang juga mengaku penasaran ingin melihat langsung tempat kejadian perkara. Usai pulang bekerja dirinya menyempatkan melihat lokasi kejadian.
"Saya di sini dari siang. Saya ingin lihat langsung kondisi metromini yang terseret peron,"jelas Hendri.
Sementara itu, Nadia (14) warga Pluit, juga penasaran dengan lokasi kejadian. Ia pun rela berdiri di dekat pintu perlintasan.
"Saya penasaran saja ingin lihat kondisinya, walaupun cuma lihat dari jauh," ungkapnya.
Menurut Pengamatan Suara.com, ratusan warga masih berdiri memadati pintu perlintasan Angke. Tak hanya itu, mereka pun mengabadikan foto dengan ponselnya.
Tag
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen