Suara.com - Konsep tentang kota masa depan sudah banyak bermunculan, sebut saja smart city, technopolis, eco city, sister city dan masih banyak lagi.
Tema-tema tersebut hadir dari cita-cita untuk mengelola sumber daya yang dimiliki kota dengan efisien, terintegrasi dengan sistem informasi secara langsung dengan masyarakat perkotaan.
Untuk menjawab tantangan zaman tersebut, Dinas Tata Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah memikirkan konsep tentang kota masa depan dalam 5 tahun ke depan. Kota Tangsel bersiap untuk membangun kota masa depan berbasis komunitas.
Pemilihan konsep kota masa depan berbasis komunitas didasari kepada keinginan Pemerintah Kota Tangsel, untuk menjadikan kota sebagai tempat untuk semua orang tanpa diskriminasi. Hadirnya beberapa komunitas di kota disebabkan karena ketidakadilan atas pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur kota yang dianggap lebih berpihak kepada para pemilik modal.
Komunitas kota memperjuangkan kesetaraan bagi para masyarakat kota, seperti pembangunan trotoar yang nyaman dan aman bagi pejalan kaki, jalur sepeda, serta fasilitas untuk para disable. Karena itu, Pemerintah Kota Tangsel menginginkan pembangunan kota masa depan yang dibangun oleh komunitas, difasilitasi oleh pemerintah, dan didukung oleh pihak swasta, akademisi, praktisi serta media.
Untuk mencapai konsep kota masa depan, kota Tangsel sangat didukung dengan keberadaan sembilan situ (danau) dan dilewati lima sungai yang potensial untuk dijadikan kawasan eco city. Bantaran situ dan sungai dapat dijadikan hutan dan taman kota untuk masyarakat beraktifitas dan olahraga.
Kampung-kampung eksisting akan ditata ulang agar menjadi kampung eco wisata inovatif, lahan-lahan tidur akan dikelola menjadi pusat kegiatan kreatif serta disediakan pasar ekonomi kreatif untuk menjual kreasi pengrajinnya. Sungai juga dapat difungsikan untuk transportasi yang menghubungkan kampung-kampung wisata.
Di pusat kota, akan dibangun pedestrian melayang untuk para pejalan kaki, pesepeda, serta para disable agar nyaman dan aman beraktivitas. Akan disediakan pula lift/eskalator untuk menunjang penggunaan pedestrian melayang tersebut.
Vending machine juga akan dihadirkan untuk mengobati rasa haus dan lapar masyarakat kota setelah beraktivitas.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan kota, akan dipasang CCTV serta aplikasi tombol panik di handphone sehingga petugas keamanan akan cepat mengetahui serta bertindak cepat.
Sedangkan untuk informasi update tata ruang, titik kemacetan, titik bencana, dan jalur evakuasi dibentuk skuaDRONE yang beroperasi di jam-jam yang telah direncanakan. Pelayanan publik juga bisa diakses dengan mudah dan disediakan fasilitas online untuk memotong waktu dan jalur birokrasi. Dan semuanya itu terhubung dengan suatu sistem teknologi informasi yang dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.
Untuk mencegah banjir dan memenuhi kebutuhan air bersih, setiap kawasan dan taman akan dilengkapi dengan sistem panen air hujan, dengan cara menyediakan tabung-tabung untuk menampung air yang disimpan di dalam tanah.
Dalam lima tahun ke depan, kota Tangerang Selatan akan menjadi kota masa depan yang berbasis komunitas. Sebuah kota yang akan menggerakan perekonomian masyarakatnya dengan berbagai kreativitas dan nilai-nilai sosial, sehingga visi dan misi kota Tangerang Selatan dapat segera terwujud.
Artikel ini diterbitkan bekerja sama dengan Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman Tangsel.
Berita Terkait
-
Di Balik Rimbun Hutan Cawang: Jerat Asusila, Tembok Beton, dan Ruang Publik yang Sekarat
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Dari Warisan Kolonial ke Kota Sporadis: Mengurai Akar Banjir Malang
-
Malang Diguyur Banjir: Masalah Alam, Tata Kota, dan Warisan yang Terabaikan
-
Leony Tak Gentar Diajak Ngopi Wali Kota Tangsel Usai Bongkar Anggaran: Kenapa Takut?
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP
-
Chappy Hakim: Perang AS-Israel vs Iran Bisa Berhenti Jika 3 Pihak Ini Bergerak
-
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Jadi Operasi Tangkap Tangan Kedelapan Tahun 2026
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
-
Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?
-
Polisi Tangkap 7 Pria dan 2 Wanita Muslim yang Mokel Saat Puasa, Ini Ancaman Hukumannya
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin