Suara.com - Ganda campuran Indonesia pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil melangkah ke babak semifinal turnamen BWF World Super Series Finals 2015. Praven dan Debby melaju setelah mengalahkan pasangan Denmark.
"Kami menargetkan kemenangan pada pertandingan ini. Kami bukan hanya berbekal keyakinan tapi juga nekat," kata Praveen selepas pertandingan di Dubai, Uni Emirat Arab, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam situs resmi mereka, Jumat (11/12/2015).
Praveen/Debby menang atas pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan skor 21-8, 21-18 dalam pertandingan penyisihan grup B yang berlangsung selama 39 menit.
Pada game pertama, Praveen/Debby mampu menekan pasangan peringkat empat dunia itu 6-0, 11-3, 17-6, dan 21-8. Tapi pada game kedua, kedunya sempat teringgal 4-11 meskipun mengembalikan kedudukan 16-14 dan menang 21-18.
"Kami lebih menikmati permainan pada game pertama. Jadi, strategi apapun selalu mendapatkan poin. Pada game kedua, langkah kami terlambat setengah langkah karena bola lawan seakan lebih lambat," kata Debby.
Pasangan campuran Indonesia itu masih menunggu hasil pertandingan lain grup B antara Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dari Korea dengan pasangan Tiongkok Liu Cheng/Bao Yixin.
"Kami punya peluang untuk menang dengan semua pemain. Kami hanya perlu fokus pada pertandingan berikutnya. Kami akan membicarakan strategi permainan dengan pelatih," kata Praveen.
Sebelumnya, ganda campuran andalan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal melangkah ke putaran semifinal setelah urung bertanding dengan wakil Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei menyusul cedera yang dialami Zhao.
"Hitungan poin kami kosong karena kami tidak bermain dengan Zhang/Zhao. Kami juga kalah dari pasangan Inggris dan Hong Kong. Hampir dipastikan kami tidak masuk semifinal," kata Liliyana.
Turnamen BWF World Super Series Finals 2015 yang berlangsung pada Rabu (9/12) hingga Minggu (13/12) di Dubai, Uni Emirat Arab, itu memperebutkan hadiah total sebesar satu juta dolar AS. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar