Suara.com - Sebuah aksi vandalisme menyasar ke kantor Facebook di Hamburg, Jerman. Pintu masuk gedung itu dirusak massa.
Ada sekitar 15-20 orang yang melakukan aksi pengrusakan itu. Akibatnya kata-kaca kantor pecah. Pelaku mencoretkan sebuah kata "Facebook Dislike" dengan menggunakan cat semprot. Aksi itu dilakukan, Minggu (13/12/2015).
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan serangan semalam dilakukan oleh sekelompok 15-20 orang. Mereka mengenakan pakaian hitam dan kerudung.
Kepala Eropa Facebook sedang menyelidiki kejadian. Aksi pengrusakan itu dugaan karena kegagalan jaringan sosial itu untuk menghapus kebencian pidato rasis.
Sebelumnya, politisi dan selebriti Jerman menyuarakan keprihatinan tentang kebangkitan komentar anti-asing dalam bahasa Jerman di Facebook dan media sosial lainnya karena negara berjuang untuk mengatasi dengan masuknya pengungsi Timur Tengah.
Manajer Direkrut Facebook kawasan Tengah dan Timur Eropa, Martin Ott mengatakan bertanggung jawab adanya konten SARA itu.
Facebook memiliki kemitraan dengan kelompok yang disebut FSM, yang secara sukarela memantau penyedia layanan multimedia, dan telah mengatakan akan mendorong penggunanya untuk mendorong kembali melawan rasisme. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi