Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta mengusulkan jumlah uang transportasi untuk perjalanan dinas anggota dewan naik hingga Rp2 juta per hari. Usulan tersebut dimasukkan ke Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara 2016.
Tapi, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi sinyal menolak usulan kenaikan anggaran tersebut.
"Ya itu kita nggak mungkin kasih," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/12/2015).
Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Mohamad Taufik menilai usulan kenaikan anggaran sudah sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2015 yang mengatur tentang biaya perjalanan dinas.
"Kalau perjalanan dinas itu, kita bisa nombok gitu lho. Ini sudah 12 tahun biaya perjalanan dinas nggak pernah naik. Sekarang sudah ada keputusan Mendagri dan nilainya kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Nanti diputuskan dengan keputusan gubernur," kata Taufik dalam rapat Badan Anggaran di gedung DPRD DKI Jakarta, Sabtu (12/12/2015).
Anggota Fraksi Gerindra menambahkan saat ini perjalanan dinas dewan hanya sekitar Rp470 ribu per hari. Menurutnya jumlah tersebut masih kurang banyak.
Tag
Berita Terkait
-
Sore Ini, MoU KUA-PPAS 2016 antara DPRD dan Pemprov DKI Diteken
-
Rapat Anggaran Tertutup, Ahok Minta Warga Jangan Khawatir
-
Demi APBD DKI 2016, Kunker Dewan Baru Bisa 28 Desember
-
Hasil Menyisir Anggaran di SKPD, Ahok Klaim Hemat Rp4 Triliunan
-
Pembahasan Revisi KUA-PPAS DKI Ditargetkan Kelar Medio Desember
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan