Presiden Joko Widodo di rumah duka Jalan Kramat Batu 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2015), untuk melayat almarhum Suhardiman [suara.com/Nikolaus Tolen]
Kehadiran Presiden Joko Widodo di rumah duka Jalan Kramat Batu 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2015), untuk melayat almarhum Suhardiman, mendapat pujian.
"Jarang-jarang Presiden seperti ini, dia Jawa banget. Masa sudah disediain tempat di dalam (rumah duka), malah mau ngobrol di luar," kata pelayat.
Jokowi melayat pendiri ormas sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia, dengan didampingi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
"Jarang-jarang Presiden seperti ini, dia Jawa banget. Masa sudah disediain tempat di dalam (rumah duka), malah mau ngobrol di luar," kata pelayat.
Jokowi melayat pendiri ormas sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia, dengan didampingi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Usai menyalakan jenazah Suhardiman, Jokowi tidak langsung meninggalkan tempat. Dia memilih untuk tinggal sekitar 20 menit di luar rumah duka dan berbincang-bincang anak almarhum, Bobi Suhardiman, dan keponakan almarhum, Thomas Suyatno, serta sejumlah tokoh.
Kehadiran Presiden pun menyita perhatian pelayat. Sebagian dari mereka mengabadikan kehadiran Presiden.
Setelah berbincang-bincang, Jokowi meninggalkan rumah duka.
Sebelum masuk ke dalam mobil, Jokowi kembali menyalami keluarga almarhum dan sejumlah elite politik.
Kehadiran Presiden pun menyita perhatian pelayat. Sebagian dari mereka mengabadikan kehadiran Presiden.
Setelah berbincang-bincang, Jokowi meninggalkan rumah duka.
Sebelum masuk ke dalam mobil, Jokowi kembali menyalami keluarga almarhum dan sejumlah elite politik.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat