Suara.com - Setelah waktu istirahat selesai, Mahkamah Kehormatan Dewan kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan terkait pertemuan Ketua DPR dari Fraksi Golkar dengan pengusaha minyak Riza Chalid, dan Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.
Anggota MKD Ridwan Bae mencecar Luhut mengenai langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said melaporkan Novanto ke MKD karena diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk minta saham Freeport, bahkan nama Luhut juga disebut-sebut dalam percakapan.
"Apakah saksi diminta untuk meminta saham terkait perpanjangan PT. Freeport Indonesia," ujar Ridwan di ruang sidang MKD, gedung Nusantara II, DPR, Senin (14/12/2015).
Luhut membantahnya. Dia mengatakan tidak pernah membahas perpanjangan kontrak Freeport Indonesia dengan Novanto.
"Saudara Novanto tidak pernah bicara sama saya masalah Freeport," kata Luhut
Ridwan kembali bertanya kepada Luhut apakah selama bermitra dengan Ketua DPR pernah membicarakan saham dan perpanjangan kontrak Freeport.
"Jujur Pak Setya Novanto tidak pernah bicara saham," kata Luhut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek