Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meminta semua Kepala Sekolah di Jakarta mengawasi jajanan di sekolahnya masing-masing. Terutama di kantin.
Hal ini disampaikan Ahok saat Penandatangan dan Penyerahan Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/12/2015).
"Saya berharap Kepsek mengawasi kantin. Kalau tidak baik jualan usir saja nggak usah pakai peringatan-peringatan," ujar Ahok saat memberikan kata sambutan.
Tidak hanya pada kantin sekolah, Ahok juga meminta jajanan yang biasa ada di depan sekolah harus dijamin. Terutama tidak mengandung zat berbahaya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga memerintahkan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) mampu mengawasi lebih ketat makanan yang dijual di Ibu Kota. Sekolah juga tidak memator biaya sewa tempat terlampau mahal.
"Di Lenggang Jakarta juga usir saja. Karena saya tidak mau generasi berikutnya kena kanker sama hepatitis A. Daya tahan tubuh menjadi turun. Saya minta sekali lagi, harus ketat," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk