Suara.com - Pernahkah Anda mendengar 'Chocking game'? Mungkin bagi Anda yang tinggal di Indonesia belum terlalu tahu apa itu. Namun, di luar sana, permainan yang satu ini cukup populer, terutama di kalangan remaja.
Inti dari permainan ini adalah seseorang berusaha menahan ikatan dari benda semacam tali (bisa dasi atau syal) pada lehernya, dan sebelum dia akan pingsan, ikatan segera mungkin dilepaskan. Beberapa orang berpikir permainan ini menarik dan menantang.
Permainan yang sudah cukup populer ini memang sangat membahayakan, sayangnya dengan berkembangnya teknologi, semua orang bisa meniru dan mengetahui bagaimana 'chocking game' ini dimainkan.
Seperti yang terjadi pada Memphis Burgess, bocah 13 tahun dari Colorado Springs, yang ditemukan oleh ayahnya tewas berlutut di dinding lemari dengan tali di dekatnya.
BACA JUGA:
Ahmad Dhani Beberkan Isi SMS Sadis saat Ceraikan Maia
"Saya pikir dia bermain-main dengan saya dan ketika saya menggelengkan bahunya, Saat itulah dia berbalik, dan saya melihat tubuhnya semua biru dan sudah tidak bernapas," kata Brad Burgess.
Selain kemalangan yang dialami Memphis Burgess, ternyata permainan ini diduga telah mengakibatkan setidaknya 1.000 kematian sejak 1934, dan didokumentasikan dalam jurnal medis setidaknya menelan korban hingga 1.951 jiwa.
Kematian ini kerap dianggap tindakan bunuh diri oleh orang tua dan polisi yang mungkin belum pernah mendengar tentang permainan tersebut.
'Chocking game' biasanya dimainkan oleh anak yang dikenal baik, maksudnya tidak konsunsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang. Mereka lebih memilih menonton YouTube untuk melihat hal-hal menarik.
"Masa remaja adalah usia di mana anak-anak terlibat dalam perilaku berisiko tinggi," menurut seorang dokter anak Ontario yang meneliti kasus ini.
Kemungkinan untuk mencoba hal-hal yang menantang merupakan perilaku yang kerap dilakukan remaja, terutama untuk mengundang pujian dari teman-temannya.
Berkaca dari kasus ini orangtua diharapkan melek teknologi dan memberikan pendidikan sejak dini mengenai bahaya permainan dan konsekuensi yang akan ditanggung. Terlebih permainan yang lebih mirip dengan bunuh diri ini. (Foxnews)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini Ulasan Buruk Vatikan Terhadap "Star Wars: The Force Awaken"
Di Tengah Hujatan, Nikita Mirzani Unggah Video Kedua Anaknya
Kisah Balita Selamatkan Ibunya yang Sedang Hamil
Berita Terkait
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari: Sikat Pemain 117, Draf UTOTY, dan Rank Up
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 5 Februari: Ada Prism Wings, Katana Cosmic, dan Diamond
-
Peluncuran Game GTA 6 Masih Sesuai Jadwal, Diprediksi Laku Puluhan Juta Kopi
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034