Suara.com - Ribuan umat Nasrani dari berbagai denominasi di Kota Jayapura, Papua, Jumat (25/12/2015) pagi menggelar ibadah Natal di gereja masing-masing.
Pantauan di lapangan, seribuan umat Nasrani di Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, Kota Jayapura memadai Gereja GKI Marthen Luther di Kampkey. dengan dipimpin langsung oleh Ketua Klasis GKI Kota Jayapura Pdt Willem Itaar.
Dalam khotbahnya yang berlangsung kurang lebih 30 menit itu, Pdt Willem Itaar mengajak umat Kristiani meneladani hidup Yesus Kristus, saling mengasihi sesama.
"Hiduplah di dalam Kristus dan teladani kehidupannya, selalu berpijak kepada Firman Tuhan," katanya.
Sementara itu, ibadah Natal di Gereja GKI Harapan Abepura, warga jemaat sekitar Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura berjalan aman dan lancar.
Begitu juga di Gereja GPI Elim yang terletak bersebrangan dengan Gereja Khatolik Gembala Baik.
Di Kelurahan Kotaraja, Distrik Abepura, umat Nasrani setempat juga memadati Gereja GKI Pniel.
Terlihat juga aparat keamanan dari satuan lalu lintas Kepolisian Resor Kota Jayapura dengan sigap mengatur kelancaran berlalu lintas karena gereja itu tepat terletak di pertigaan Jalan Raya Abepura-Kotaraja berseberangan dengan Markas Brimob Polda Papua.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kota Jayapura AKBP Jeremias Rontini mengatakan sebanyak tiga perempat personil diterjunkan untuk mengamankan perayaan Natal 25 Desember 2015 dan Tahun Baru 1 Januari 2016.
"Atau sebanyak 300 personil aparat kepolisian dibantu oleh remaja masjid, ormas dan instansi terkait untuk menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Jayapura," katanya.
Di Biak Numfor, Papua, ibadah Natal juga berlangsung khidmat. Warga dari 45 jemaat gereja lingkungan Gereja Kristen Injili di tanah Papua Klasis Biak Selatan mulai pukul 09.00 melaksanakan ibadah serentak di setiap gereja.
Di Gereja Marthen Luther Mandala, jemaat GKI setempat, sudah mulai memadati lingkungan gereja untuk mendengarkan renungan refleksi Natal disampaikan oleh Pdt G. Korwa.
Ibadah Natal pertama juga dilakukan seribuan warga jemaat gereja Ruth GKI Yenures Biak Kota, Gereja GKI Maranatha, Gereja GKI Efata Wafnor, Gereja GKI Rehonot, Gereja Bethel Indonesia, gereja Pentakosta Indonesia.
Sejumlah aparat keamanan dari Kepolisian Resort tampak telah berjaga mengatur kendaraan milik umat Kristiani Biak yang akan mengikuti ibadah Natal pertama 25 Desember 2015.
"Perayaan Natal bagi umat Kristiani memberikan penguatan iman untuk mencintai ajaran Yesus Kristus dalam kehidupan setiap keluarga pengikut Yesus Kristus," ungkap Laurens, jemaat Kristiani GKI Biak.
Sedangkan seribuan umat Katolik Paroki Biak melakukan misa Natal Jumat pagi berlangsung di Gereja Santa Maria Biak Jalan Muhammad Yamin Kelurahan Mandala Distrik Biak Kota.
Sebelumnya, Sekretaris Klasis GKI Biak Selatan Pdt Brury Wufwensa mengatakan, untuk perayaan ibadah Natal di lingkungan GKI Klasis Biak Selatan dipusatkan di 45 jemaat gereja,
"Laksanakan ibadah perayaan Natal dengan suka cita serta sesuai dengan tatanan Gereja Kristen Injili di tanah Papua," ungkap Pdt Brury, Refleksi ibadah Natal di lingkungan gereja GKI Klasis Biak Selatan mengangkat tema " Hidup Bersama sebagai Keluarga Allah".
Hingga Jumat pagi situasi kota Biak sekitarnya berjalan kondusif dimana berbagai kegiatan warga tetap berjalan lancar meski sepi karena sebagian warga melakukan ibadah Natal Jumat pagi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Serasa Magang saat Jabat Menhan, Prabowo Ungkap Alasan Boyong Menteri Jokowi ke Kabinet
-
Momen Hangat Prabowo di Perayaan Natal Nasional 2025: Getarkan Senayan, Salami Para Jemaat
-
Masakan Padang hingga Chinese Food, Augie Fantinus Bocorkan Hidangan Natal Keluarganya
-
Gereja Ortodoks Yogyakarta: Tradisi Iman dan Perayaan Natal
-
Pesan Natal Uskup Agung: Rawat Alam, Jangan Biarkan Rakyat Jadi Korban
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Kabar Krisis Iklim Bikin Lelah, Bagaimana Cara Mengubahnya Jadi Gerakan Digital?
-
Anggota DPR Tanya ke BNN: Whip Pink Mulai Menggejala, Masuk Narkotika atau Cuma Seperti Aibon?
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta
-
Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis