- Prabowo anggap lima tahun jadi Menhan sebagai masa "magang" di bawah Jokowi.
- Ia bersyukur diajak bergabung ke kabinet setelah menjadi rival di Pilpres.
- Banyak menteri era Jokowi dipertahankan karena dinilai sebagai putra-putri terbaik bangsa.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk bergabung dalam kabinetnya. Ia bahkan menganggap lima tahun pengalamannya sebagai Menteri Pertahanan sebagai sebuah masa magang dan pembelajaran.
"Saya bersyukur mendapat kesempatan diajak bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bagi saya, lima tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran," kata Prabowo dalam pidatonya di Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026).
Prabowo, yang merupakan rival Jokowi di Pilpres 2019, kemudian menceritakan sebuah momen di awal masa jabatannya sebagai Menhan. Saat itu, ia berkata kepada rekan-rekan sesama menteri bahwa jika ia yang memenangkan pilpres, sebagian besar dari mereka akan ia ajak untuk membantunya.
"Dan itu terbukti. Begitu saya jadi Presiden, ya banyak dari mereka yang saya ajak bergabung dalam Kabinet Merah Putih ini," ujar Prabowo.
Ia lantas menjelaskan alasannya mempertahankan banyak menteri dari era Jokowi. Menurutnya, mengelola negara sebesar Indonesia harus dilakukan oleh putra-putri terbaik bangsa.
"Kenapa banyak dari mereka tetap saya ajak? Karena memimpin negara sebesar ini harus terdiri dari putra-putri terbaik. Tidak bisa kita sembarangan," tutur Prabowo.
Langkah ini menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan fondasi pembangunan yang telah diletakkan oleh pemerintahan sebelumnya, dengan mengandalkan individu-individu yang telah terbukti kompeten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel