Suara.com - Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan pihak manajemen Taman Impian Jaya Ancol untuk memanfaatkan lahan parkir yang ada di area tersebut guna menampung puluhan ribuan kendaraan pengunjung pada malam pergantian tahun.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan nantinya para petugas akan mengarahkan para pengunjung untuk memarkir kendaraan pribadinya ke tempat yang telah disediakan.
"Masyarakat yang datang diperkirakan 200 ribu orang. Kita gunakan kantong-kantong parkir, ada Hailai, Discovery Hotel, Eco Park, Pantai Karnaval. Jadi masyarakat akan diarahkan ke kantong-kantong parkir itu, begitu sudah penuh pindah ke kantong parkir berikutnya, dan seterusnya," kata Tito di gedung Ecovention, Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Senin (28/12/2015).
Untuk yang tidak membawa kendaraan, pihak Ancol menyediakan 150 bus untuk para pengunjung. "Masyarakat akan jalan kaki atau menaiki bus wara wiri, disiapkan 150 bus," kata Tito.
"Kita siapkan juga selain kekuatan anggota yang bertugas mengamankan copet jambret dan lain-lain, kita juga mengantisipasi kejahatan lainya, pecah kaca mobil, kita akan jaga dengan semua pihak, polri, satpam setempat, Satpol PP," katanya.
Nantinya, kata Tito, petugas dilapangan juga akan mengatur kendaraan pengunjung setelah acara pergantian malam tahan baru selesai.
"Kita juga mewaspadai setelah bubar, kita akan buka semua kantong, kita alirkan kembali masuk jalan tol," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK