Suara.com - Komisi Pemilihan Umum bertemu KPUD untuk konsolidasi terkait hasil pilkada serentak 9 Desember 2015 yang digugat ke Mahkamah Konstitusi oleh sebagian peserta pilkada.
"Hari ini pertemuannya dalam rangka konsolidasi persidangan, jelang sidang pertama tanggal 7 Januari di MK," ujar Ketua KPU Pusat Husni Kamil di Swiss-Bell Hotel, Mangga Besar, Jakarta, Selasa (5/1/2016).
Husni menambahkan hasil pilkada yang disengketakan ada di 132 daerah.
"Kami mengumpulkan 132 daerah KPU yang terdiri dari enam provinsi yang pemilihan wakil dan gubernurnya disengketakan di MK dan 126 kabupaten kota, dimana perkara yang terdaftar sekarang ada 147 perkara, kemudian dari kabupaten kota yang disengketakan," kata Husni
Husni mengatakan KPU memberikan pengarahan kepada KPUD sebelum mereka menjalani persidangan.
"Dalam kesempatan konsolidasi hari ini, kami beri pengarahan dan 132 daerah yang kami akan layani. Petugas KPU dibantu nanti kuasa hukum, akan membantu daerah membuat keterangan dan jawaban atas keterangan pemohon dengan menyusun alat bukti yang ada," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh