Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pernah menuduh seorang perempuan sebagai maling terkait kasus penyelewengan dana Kartu Jakarta Pintar. Perempuan itu seorang ibu rumah tangga bernama Yusri Isnaeni (32).
Tidak terima dengan perkataan Ahok, Yusri melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Ahok dituduh melakukan pencemaran nama baik. Namun Ahok tidak terima, dia merasa di pihak yang benar.
"Iya dong (nggak bersalah), saya mengatakan yang benar. Kamu (Yusri) yang nggak benar. Korupsi kok dia," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/1/2016).
Ahok mengatakan Yusri maling dan korupsi karena menganggap orangtua pemegang bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar itu telah menyalahi aturan. Kasus ini bermula ketika Yusri bertemu Ahok di Gedung DPRD DKI Jakarta Desember lalu. Saat itu ia melaporkan bantuan pendidikan di KJP sulit digunakan dan ada toko di bilangan Jakarta Utara yang menjual keperluan sekolah namun harus dicairkan dulu uangya baru bisa belanja.
BACA JUGA:
JFK Dibunuh Karena Meminta CIA Ungkap Dokumen UFO?
Saat itu dia mengadukan persoalan ada toko di bilangan Jakarta Utara, yang menjual keperluan sekolah namun harus dicairkn terlebih dahulu. Terlebih setiap transaksi yang ia lakukan dikenakan potongan 10 persen dari toko.
"Duit kita kok. Saya mengamankan Pergub. Anda mau lapor, ya lapor saja," ujarnya.
Menurut Ahok dirinya sampai saat ini masih berbaik hati tidak melaporkan Yusri beserta toko buku di Jakarta Utara yang menyalahi aturan. Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan bisa menggugat balik Yusri dengan tuduhan menggunakan bantuan sekolah dari Pemerintah Provinsi DKI yang seharusnya untuk keperluan sekolah anaknya namun ATM KJP itu digunakan oleh orangtua.
"Ya tunggu saja. Tunggu saya (laporin atau tidak) lihat baik hati saya sampai di mana," kata Ahok.
BERITA MENARIK LAINNYA:
King Kong Pernah Hidup di Asia Tenggara dan Ini Alasannya Punah
"Jangan Makan Sebelum Lapar", Ini Alasannya!
Speaker Khusus Vagina Ini Bantu Janin Nikmati Musik
Hati-hati, Ngidam Makanan Ini Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend