Suara.com - Partai Gerindra akan mengundang delapan nama calon Gubernur (Cagub) atau calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, untuk hadir pada ajang Penjaringan Cagub/Cawagub yang akan digelar pada 15 Januari 2016 mendatang.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, juga dikabarkan akan hadir untuk melihat siapa bakal calon dari Gerindra untuk melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI 2017 mendatang.
"Tanggal 15 Januari kita akan mengundang delapan orang itu dalam sebuah event spesial di sebuah hotel. Pak Ketum (Prabowo) hadir, insya Allah," ungkap Ketua Tim Penjaringan Cagub/Cawagub DKI Partai Gerindra, Syarif, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).
Kedelapan nama tersebut yaitu Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi, mantan Pangdam Jaya Mayjen (Purn) Sjafrie Syamsoedin, anggota Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah.
Syarif menjelaskan, dalam pertemuan itu, nantinya Gerindra bakal menanyakan kesediaan dan kesiapan para calon untuk bertarung di Pilkada DKI.
"Nanti ditanya kesediaannya. Misal Pak Ridwan, sejauh mana kesediaannya. Kedelapan orang tersebut sudah mengonfirmasi hadir," katanya.
Terkait nama Saefullah, kata Syarif, apabila dia masih tetap mau maju menjadi Cagub atau Cawagub DKI, itu berarti terlebih dahulu dia harus mundur dari jabatan Sekda DKI Jakarta serta dari PNS DKI.
"Bapak (Saefullah) ketika mendaftar maka syaratnya harus mundur. Bersedia mundur, nggak? Kalau bersedia tapi tidak mundur, kan nggak bisa," kata Syarif lagi.
Disebutkan bahwa dalam pertemuan nanti, Gerindra akan melakukan seleksi dari delapan nama yang beredar saat ini menjadi lima nama. Dari lima nama itulah nantinya akan diputuskan oleh DPP Partai Gerindra, siapa yang akan bertarung di Pilgub DKI tahun 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi