Suara.com - Gubernur Banten, Rano Karno, mengakui adanya permintaan uang dari DPRD Banten dalam pengesahan anggaran pembentukan bank daerah Banten. Rano menjelaskan bahwa permintaan uang itu diketahuinya dari mulut Direktur Utama (Dirut) PT Banten Global Development, Ricky Tampinongkol.
"Ricky pernah sampaikan, ada permintaan Rp10 miliar dari dewan (DPRD). Saya bilang, jangan didengar, nggak usah digubris. Itu saja," kata Rano, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).
Meskipun begitu, Rano enggan membeberkan siapa dan dari parpol mana anggota DPRD tersebut berasal. Dirinya tidak mau mengambil risiko, dengan hanya menyebutnya "dewan" saja secara umum.
"Saya tidak menyebutkan siapa, tetapi 'dewan'," kata Rano.
Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa permintaan uang dari DPRD diungkapkan Ricky sekitar dua atau tiga bulan sebelum terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.
Diketahui, dalam OTT itu KPK meringkus Ricky dan dua anggota DPRD Banten, SM Hartono dan Tri Satria. Ketiganya ditangkap saat tengah bertransaksi suap berupa uang sebesar USD11.000 dan Rp60 juta.
Sementara terkait transaksi suap itu, Rano mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahuinya.
"Saya nggak tahu," tutup pejabat yang lebih dulu dikenal sebagai artis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir