Suara.com - Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengatakan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar yang diwacanakan kubu Munas Ancol pimpinan Agung Laksono berpeluang memunculkan figur baru sebagai ketua umum.
"Bila munaslub benar-benar direalisasikan, dengan atau tanpa keterlibatan kubu Aburizal Bakrie, peluang tokoh lain muncul sebagai ketua umum Partai Golkar sangat terbuka lebar," kata Said Salahudin melalui pesan singkat diterima di Jakarta, Senin (11/1/2016).
Bahkan, Said menilai tokoh-tokoh tersebut bisa saja berasal dari keluarga Suharto. Bila keluarga Suharto didorong untuk maju sebagai ketua umum Partai Golkar, maka bisa jadi yang muncul adalah Hutomo Mandala Putra atau Tommy Suharto.
"Saya kira Tommy memiliki peluang yang lebih besar daripada anak-anak Suharto yang lain," ujarnya.
Tommy Suharto pernah diusung menjadi calon presiden oleh Partai Nasional Republik (Nasrep) yang menjadi calon peserta Pemilu 2014. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan partai tersebut tidak lolos sebagai peserta pemilu.
Selain Partai Nasrep yang dibina Tommy Suharto, juga ada dua partai lain yang dibina oleh anak-anak Suharto yang juga dinyatakan tidak lolos sebagai peserta pemilu oleh KPU, yaitu Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang dibina Siti Hardiyanti "Tutut" Rukmana dan Partai Karya Republik (Pakar) binaan Ari Sigit Soeharto.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono mewacanakan munas sebagai solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik kepengurusan di partai tersebut.
"Setidak-tidaknya dari berbagai opsi yang muncul dan akan ditetapkan, menurut saya yang paling baik adalah melaksanakan munas," tuturnya.
Agung menyampaikan hasil rapat Forum Silaturahmi Daerah yang diikuti perwakilan dari 34 daerah yang dilaksanakan di kediamannya memutuskan bahwa Partai Golkar harus melaksanakan munas dalam waktu dekat untuk memilih pemimpin baru. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta