Suara.com - Turki telah menahan 68 orang terkait ledakan bom di sana. Mereka berstatus tersangka.
Puluhan orang itu dituduh sebagai anggota kelompok militan ISIS. Penahanan itu dilakukan setelah pengebom bunuh diri dari ISIS membunuh 10 orang di pusat Kota Istanbul, Selasa (12/1/2016) kemarin.
Kantor Berita Anatolia mencatat ada 65 orang ditahan terkait serangan di Ankara. Di Ankara, otoritas menahan 16 orang yang diduga merencanakan serangan besar di pusat kota.
Sementara ada sebanyak 21 orang yang ditahan di Sanliurfa juga merencanakan suatu serangan di suatu lokasi yang tidak spesifik di Turki. Terakhir, Rabu (13/1/2016) kemarin ada 3 tersangka ditahan di selatan Antalya. Mereka warga Rusia.
Laporan itu tidak menjelaskan adanya hubungan dengan bom bunuh diri pada Selasa di Sultanahmet di jantung wisata Istanbul, yang mana otoritas mengatakan serangan bom itu dilakukan oleh seorang anggota ISIS asal Suriah. Kebanyakan korban yang tewas adalah wisatawan asal Jerman.
Telah lama dituding gagal menindak kelompok IS, Turki telah bergerak dalam bulan-bulan terakhir melawan kelompok kecil yang beroperasi di wilayahnya setelah beberapa serangan mematikan yang dituduhkan pada kelompok itu. (Antara/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura