Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kondisi keamanan di Jakarta sudah terkendali. Siang tadi terjadi aksi teror dan peledakan bom di kawasan Jalan MH Thamrin Jakarta.
Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi ketika membuka rapat terbatas di Istana Merdeka Jakarta, membahas kondisi keamanan. Jokowi memberikan apresiasi pada Kepolisian dan aparat keamanan lainnya karena dengan cepat mengendalikan situasi dan memulihkan keamanan.
Kata Jokowi, negara dan rakyat tidak boleh takut dan tidak boleh kalah dari aksi teror. Presiden perintahkan Menteri Kesehatan untuk mengurus pengobatan semua korban luka-luka yang sedang dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta.
Senada dengan Presiden Jokowi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan di Kantor Presiden mengatakan pemerintah telah mengendalikan secara keseluruhan keamanan dan lalu lintas telah dibuka kembali.
Pramono menegaskan bahwa peristiwa ledakan dan tembakan tersebut hanya terjadi di perempatan Jl. MH Thamrin dan Jl Wahid Hasyim atau yang dikenal sebagai perempatan Sarinah dan di kafe yang terletak di Skyline Building.
"Dan kami minta tolong kepada semua pihak untuk tidak mempublikasikan info yang tidak valid," ucap Pramono.
Pemerintah, lanjut Pramono, akan menanggung semua biaya rumah sakit bagi korban dari peristiwa ledakan dan tembakan tersebut. "Sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah," kata Pramono.
Pramono menjelaskan bahwa jumlah korban yang meninggal dunia adalah tujuh orang. Dari tujuh orang tersebut, lima adalah pelaku dan dua orang lainnya korban dari masyarakat.
Dua korban masyarakat tersebut terdiri dari satu Warga Negara Kanada, dan satu lagi Warga Negara Indonesia (WNI). "Yang luka jumlahnya 15 bertambah 5, hingga menjadi 20 orang. Lima tambahan itu dari Polisi," ucap Pramono.
Dalam konferensi pers yang diadakan setelah Rapat Terbatas tentang Masalah Keamanan yang dipimpin Presiden Joko Widodo, hadir pula Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Tak Hanya Pemain Kini Giliran Pelatih Vietnam Serang Balik Justin Hubner
-
3 Contoh Susunan Panitia 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dengan Tugasnya
-
4 Facial Wash Gentle Tea Tree Oil untuk Kulit Berminyak Sesuai Review, Wajah Bersih tanpa Kering
-
Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia