Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan bahwa gerakan keagamaan yang dibangun lewat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan gerakan yang tidak sesuai dan bertolak belakang dengan Alquran dan Hadits.
"Olehnya gerakan keagamaan Gafatar merupakan gerakan sesat yang sangat menyimpang dari ajaran-ajaran agama Islam yang tertuang dalam kitab suci Alquran dan Hadits, kata Ketua MUI Kota Palu Prof. Dr. H. Zainal Abidin kepada Antara di Palu, Sabtu (16/1/2015).
Rektor IAIN Palu itu mengatakan bahwa menyimpangnya gerakan keagamaan oleh Gafatar ditandai dengan adanya pengakuan dan keyakinan pengikut gerakan tersebut bahwa masih terdapat Nabi dan Rasul setelah Muhammad SAW.
"Pengakuan dan keyakinan itu sangat tidak sejalan dengan anjuran agama seperti yang tertuang dalam Alquran dan Hadits Nabi," ujar Zainal Abidin.
Tidak hanya itu, katanya, berdasarkan informasi yang diterimanya, gerakan yang lahir dari Gafatar juga tidak melaksanakan puasa, zakat dan haji.
Sementara, sebut dia, Islam lewat Alquran dan Hadits sangat menekankan kepada pemeluknya untuk melaksanakan hal tersebut.
"Dalam Islam, puasa di bulan ramadan adalah kewajiban bagi umat Islam, demikian pula dengan zakat. Haji merupakan kewajiban bagi yang telah mampu melaksanakan," ujarnya.
Dirinya meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak terburu-buru menerima ajakan untuk bergabung dengan suatu faham atau aliran tertentu ataupula organisasi keagamaan yang tidak diketahui asal usulnya.
"Menerima dan bergabung dengan suatu aliran dan faham tertentu yang tidak dikenal, dapat mencelakakan diri sendiri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan