Rel kereta api (Suara.com/ Ummi Hadyah Saleh)
Pagi tadi, Selasa (19/1/2016), perjalanan kereta commuter line dari Bogor ke Jakarta Kota dan sebaliknya terganggu karena ada rel yang patah di wilayah antara Stasiun Lenteng Agung dan Stasiun Pasar Minggu.
"Putus rel di Tanjung Barat tadi, di Depok dari jam enam pagi tadi kereta tidak bisa jalan," kata salah satu pengguna jasa kereta rel listrik, Johny, kepada Suara.com.
Johny merupakan pengguna jasa kereta rel listrik dari Stasiun Depok hendak menuju ke Jakarta. Johny terlambat sampai tujuan. Jam 08.00 WIB, keretanya baru berjalan.
"Tadi pukul 08.00 sudah mulai jalan lagi, tapi masih pakai sistem gantian. Saat ini di Stasiun Manggarai terjadi penumpukan penumpang," katanya.
Meski kerusakan rel sudah diperbaiki petugas, perjalanan kereta commuter line tidak langsung normal.
"Sekarang dari Depok sudah lancar, tapi di Manggarainya belum banyak kereta untuk angkut penumpang, banyak yang tertahan di Bogor tadi pagi," kata Johny.
"Putus rel di Tanjung Barat tadi, di Depok dari jam enam pagi tadi kereta tidak bisa jalan," kata salah satu pengguna jasa kereta rel listrik, Johny, kepada Suara.com.
Johny merupakan pengguna jasa kereta rel listrik dari Stasiun Depok hendak menuju ke Jakarta. Johny terlambat sampai tujuan. Jam 08.00 WIB, keretanya baru berjalan.
"Tadi pukul 08.00 sudah mulai jalan lagi, tapi masih pakai sistem gantian. Saat ini di Stasiun Manggarai terjadi penumpukan penumpang," katanya.
Meski kerusakan rel sudah diperbaiki petugas, perjalanan kereta commuter line tidak langsung normal.
"Sekarang dari Depok sudah lancar, tapi di Manggarainya belum banyak kereta untuk angkut penumpang, banyak yang tertahan di Bogor tadi pagi," kata Johny.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK