Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa membesuk anggota polisi Ajun Inspektur Polisi Satu Suhadi di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, Selasa (19/1/2016). Suhadi merupakan salah satu korban serangan teroris di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian juga ikut selama kunjungan. Suhadi dirawat di kamar K. 104. Suhadi merupakan anggota polisi lalu lintas.
Setelah menjenguk anggota Polri, Kapolri dan Mensos ke ruang korban serangan teroris di K.114. Korban di ruangan ini merupakan warga Jerman bernama Frank Feulner. Frank terluka parah kena serpihan bom.
Di kamar tersebut, mereka berbincang-bincang dengan Frank. Mereka menanyakan kondisi Frank.
"Korban sudah mulai membaik," kata Haiti kepada wartawan.
Frank bercerita saat peristiwa terjadi, Kamis (14/1/2016), dia berada di dalam Starbucks Coffee. Dia terkena dampak bom. Dia ingat setelah terluka, dibantu dua suami istri yang kemudian membawanya ke RS Abdi Waluyo.
"Saya diselamatkan oleh dua orang suami istri dan dibawa ke RS ini," kata Frank.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura