Suara.com - Seorang penyandang penyakit epilepsi di Kampung Pintu Air, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas tercebur sungai, Selasa pagi.
"Korban atas nama Soleh alias Ole berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 30 tahun," kata KAsubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Puji Astuti di Bekasi, Selasa.
Menurut dia, korban diketahui warga Kampung Pintu Air RT02/RW01 Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
"Kejadiannya berlangsung pada Selasa (19/1) sekitar pukul 06.00 WIB di aliran sungai dekat rumah korban," katanya.
Jenazah korban pertama kali dilihat oleh saksi Abdul Rauf (46) tetangga korban saat berkendara menuju tempat kerja.
"Saat melewati lokasi kejadian, saksi melihat mayat dan langsung melaporkan ke Binmaspol setempat," katanya.
Selanjutnya bersama saksi yang merupakan Ketua RW 01 mengecek ke lokasi kejadian.
"Diduga korban jatuh ke sungai saat ingin mengambil botol air mineral di pinggir kali, penyakit epilepsi korban kumat kemudian tercebur ke kali," katanya.
Kemudian polisi mendatangkan tim identifikasi guna penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ditemukan korban menggunakan kaos berwarna abu-abu dan celana jins selutut warna biru tanpa ada luka di tubuhnya," katanya.
Korban diketahui mengidap penyakit epilepsi dan sakit jiwa dan rutinitasnya sehari-hari mengambil sampah plastik.
"Kami melakukan olah TKP dan mendatangkan identifikasi dari Polres dan mencari keterangan saksi di sekitar TKP. Kemudian menghubungi keluarga dan membawa korban ke rumah sakit," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Termasuk Manajer Delta Spa! Polisi Periksa 3 Saksi Penting di Kasus Kematian Terapis 14 Tahun
-
Kesaksian Warga soal 5 Jenazah Terkubur dalam Satu Liang di Belakang Rumah
-
Geger Kasus Indramayu: 5 Jenazah Dalam Satu Lubang! Polisi Temukan Cangkul Berdarah, Apa Motifnya?
-
Jurnalis Asal Palu Ditemukan Tewas di Hotel D'Paragon Jakbar, Kondisi Jasad Sudah Membiru
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk dengan Kondisi Terlilit Kasur di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!