Suara.com - Sekretaris jenderal MPR RI yang baru pengganti Edi Siregar kemungkinan akan diumumkan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan pada pekan depan.
"TPA (tim penilai akhir) sudah memberikan penilaian kepada calon Sekjen MPR. Tunggu seminggu lagi lah," kata Zulkifli Hasan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.
Ada tiga nama calon Sekretaris Jenderal MPR RI yang diusulkan untuk dinilai ole TPA, yakni Muhammad Rizal, Ma'ruf Cayono, dan Selfi Zaini.
Ketiga nama tersebut sebelum terpilih oleh Panitia Seleksi Calon Sekjen MPR.
Muhammad Rizal yang meraih poin tertinggi hasil Pansel, saat ini menduduki jabatan Kepala Biro Persidangan MPR RI.
Rizal dinilai berpengalaman dan memahami seluk beluk kerja di sekretariat jenderal MPR RI.
Peringkat kedua, Ma'ruf Cahyono, saat ini menduduki jabatan Kepala Biro Humas dan Pemberitaan.
Kemudian, peringkat ketiga, Selfi Zaini, sebelumnya menduduki jabatan Wakil Sekjen mendampingi Edi Siregar. Edi Siregar, pensiun pada Desember 2015.
Menurut Zulkifli Hasan, dari tiga nama calon Sekjen MPR, sudah dinilai ole TPA dan sudah ada keputusannya juga.
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta juga membenarkan pimpinan MPR RI akan segera mengumumkan Sekjen MPR RI yang baru, pengganti Edi Siregar.
Ketika ditanya, mengapa belum juga diumumkan, setelah jabatan Sekjen lowong hampir dua bulan, Oesman mengatakan proses seleksinya tidak berjalan lamban, tapi ingin memilih figur terbaik.
"Kalau Pak Ketua (Zulkifli) mengatakan akan diumumkan minggu depan, ya itu sudah betul. Kami (Pimpinan MPR) berlima ini kompak, apa saja satu ngomong pasti betul lah," tutur politisi yang akrab disapa OSO ini.
Ditanya siapa sebenarnya yang dipilih dari tiga nama calon Sekjen MPR RI yang telah ditunjuk oleh Pansel, OSO mengatakan, "Pak Ketua yang tahu".
Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara Margaarito Kamis mengatakan tugas-tugas MPR ke depan semakin berat sehingga dibutuhkan figur Sekjen yang sudah berpengalaman yang secara kapasitas harus dapat diandalkan dan kriteria senioritas juga penting.
"Hasil Pansel ini dapat dijadikan acuan," katanya.
Menurut dia, pemilihan Sekjen baru MPR RI ini tidak boleh dipolitisasi dan jangan ada intervensi politik. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ahmad Muzani Bocorkan Sikap Prabowo, Saat MUI Desak RI Keluar BoP
-
Ketua MPR Sebut Rencana Presiden Prabowo Jadi Juru Damai AS-Iran Membanggakan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Tepis Isu Simpang Siur, Dasco Tegaskan Tak Ada Wacana Pilpres Dipilih MPR dalam Revisi UU Pemilu
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz
-
Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!
-
KPK Bongkar Peran Gus Alex: Stafsus Yaqut Diduga Atur Pelonggaran Kebijakan Haji T0
-
Pesan Gus Ali untuk Kaesang dan PSI: Dengarkan Masukan Masyarakat
-
Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban
-
Kronologi Dittipideksus Bareskrim Geledah Perusahaan di Jatim Terkait Tindak Pidana Minerba
-
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur di Kasus Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut
-
Kuasa Hukum Kerry Riza Soroti Salinan Putusan Belum Terbit, Nilai Hambat Proses Banding
-
Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar
-
Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak