Suara.com - Anggota Komisi X dari Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto, menyayangkan beredarnya buku pelajaran untuk Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini berbau radikalisme.
"Kami menyayangkan isu ini, dan jangan dihebohkan dulu, jangan terbawa isu," kata Moreno dihubungi Suara.com, Jakarta, Kamis (21/1/2016).
Mantan bintang iklan ini menambahkan Komisi X akan mencari tahu siapa penerbit dan pembuat buku tersebut.
Selanjutnya, Komisi X akan mencari tahu agenda apa yang dibawa dengan menerbitkan buku tersebut.
"Kami akan dalami dulu. Penerbitnya siapa, yang buat siapa. Kalau diperlukan, intelijen dan kepolisian harus segera mungkin diungkap dan jangan sampai terulang," kata mantan pembalap Formula 3.
Konten buku tersebut pertamakali ditemukan oleh Gerakan Pemuda Ansor. Mereka menilai konten buku bisa menumbuhkembangkan paham radikalisme pada anak.
Buku tersebut berjudul Anak Islam Suka Membaca. Ditemukan di sekolah TK. Setidaknya ada 32 kata dan rangkaian kata yang mengarah kepada paham radikalisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK